Wakil Menteri Keuangan Munculkan Rencana Pemungutan Pajak
Wakil Menteri Keuangan Munculkan Rencana Pemungutan Pajak

Wakil Menteri Keuangan Munculkan Rencana Pemungutan Pajak untuk e-Commerce

TuguPost.com – Maraknya penjualan online beberapa bulan terakhir membuat Wakil Menteri Keuangan Indonesia memunculkan ide mengenai rencana pemungutan pajak untuk pelaku e-commerce. Jadi setiap ada transaksi online nantinya akan dikenai pajak dan besarnya mungkin akan hampir sama dengan pajak yang terjadi dalam transaki offline seperti yang telah terjadi di dalam bisnis konvensional.

Pemerintah berharap dengan diberlakukannya pajak untuk transaksi online, maka pemasukan negara Indonesia akan bertambah. Apalagi Indonesia memiliki payung hukum yang jelas soal pajak yang harus dibayarkan oleh setiap orang maupun perusahaan di Tanah Air. Menurutnya aturan pajak yang tersedia di Indonesia sudah cukup ideal diterapkan dalam berbagai lini kehidupan dan sektor termasuk dalam transaksi online yang banyak dilakukan.

Salah satu pelaku bisnis e-Commerce, Doku Wallet, mengaku tidak keberatan jika hal tersebut akhirnya diterapkan dalam sebuah regulasi. Kepala Doku Wallet, Gilbert Thanamas, mengatakan bahwa pihaknya akan mengikuti aturan jika pada akhirnya transaksi e-commerce akan dikenakan pajak. Menurutnya, merchant-merchant yang berjualan online juga akan berpikiran sama.

Pada dasarnya, kata Gilbert, berbisnis di online dan offline harus memiliki aturan. Maka dari itu, dia tidak merasa bahwa pajak e-Commerce adalah hal yang aneh. “Kalau memang wajib, kita akan mengikuti aturan yang ada. Karena pada dasarnya, bisnis online dan offline itu sama, ada regulasinya,” tutup Gilbert

Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA) pun angkat bicara terkait rencana pemerintah tersebut. “Kita setuju saja e-Commerce jadi sumber pendapatan negara lewat pajak. Karena secara perusahaan kan anggota idEA pastinya merupakan perusahaan yang membayar pajak, jadi gak ada masalah,” ungkap Daniel Tumiwa, Ketua Umum idEA

E-Commerce memang beberapa tahun ini semakin berkembang. Banyak toko-toko online yang bermunculan di tanah air. Masyarakat lebih memilih penjualan melalui online karena selain bisa menekan biaya produksi, penjual juga bisa mendapatkan pembeli dari manapun saja di seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia.

[fbcomments]