Jet tempur F-16 Block 60 milik UEA
Jet tempur F-16 Block 60 milik UEA

UEA Kirim 1 Skuadron F-16 Bantu Yordania Serang ISIS

TuguPost.com – Uni Emirat Arab (UEA) kirimkan satu skuadron F-16 untuk bantu Yordania serang Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) atau sekarang lebih dikenal dengan Negara Islam. Hal ini diumumkan pada Sabtu 7 Februari 2015 waktu setempat, dan menyatakan akan segera menempatkan satu skuadrom F-16 mereka ke Yordania. Namun sayang belum diumumkan kapan tepatnya skuadron jet tempur milik UEA ini bakal mulai membantu Yordania memerangi ISIS ini.

Bantuan militer dimaksudkan untuk menghentikan jaringan teror, yang “menunjukkan seluruh dunia keburukan dan pelanggaran semua nilai-nilai agama dan manusia melalui kejahatan keji,” kata Emirates News Agency dalam rilis berita. Pengiriman ini diperintahkan langsung oleh Presiden UEA Shaikh Khalifa Bin Zayed Al Nahyan.

Kabar ini merupakan perkembangan baru setelah sebelumnya UEA menyatakan mundur dari koalisi internasional pimpinan AS yang memerangi ISIS setelah video pembunuhan pilot Jordania Moaz al-Kasasbeh tersebar. UEA awalnya dikabarkan takut jika kejadian yang menimpa pilot Moaz al-Kasasbeh juga terjadi pada pilot mereka. Namun kini UEA memutuskan untuk kembali memerangi ISIS, dan bersedia membantu AU Yordania untuk membombardir kantong-kantong pertahanan ISIS.

Sebelumnya, Jordania sudah bersumpah akan membalas kematian Moaz al-Kasasbeh dan akan meningkatkan serangan terhadap posisi ISIS di Suriah. Mulai Kamis (5/2/2015), angkatan udara Jordania melakukan serangan harian ke sejumlah sasaran ISIS. Demikian dikabarkan pihak militer dan media setempat.

Menteri Dalam Negeri Jordania Hussein al-Majali kepada harian Al-Rai mengatakan pemerintah negeri itu akan mengejar ISIS kemanapun mereka bersembunyi. Pemerintah Jordania mengatakan aparat keamanan mulai memperketat pengawasan dan siap menangani siapapun yang dicurigai akan mengganggu keamanan Jordania. Pemerintah juga meminta warga Jordania untuk melaporkan hal-hal yang mencurigakan terutama di kawasan yang banyak dihuni warga non-Jordania.

Militer Yordania mengatakan puluhan jet tempur F-16 milik mereka terlibat dalam serangan hari kamis tersebut di pusat-pusat pelatihan dan situs penyimpanan senjata. Namun ISIS claim serangan udara Yordania tewaskan sandera warga Amerika Serikat. Belum diketahui apakah sandera warga Amerika Serikat yang bernama Kayla Jean Mueller tersebut benar-benar telah meniggal akhibat serangan udara Yordania.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , ,