Bom Mobil Mogadishu Somalia
Bom Mobil Mogadishu Somalia

Bom Mobil Meledak Dekat Restoran di Mogadishu Somalia

TuguPost.com – Beberapa tentara pemerintah dan warga sipil tewas dalam ledakan bom yang terjadi di pusat kota ibukota Somalia, Mogadishu, kata para pejabat. Somalia baru-baru ini mengalami beberapa serangan dari militan al-Shabab.

Bom mobil meledak di depan sebuah restoran populer di kalangan para pejabat pemerintah di ibukota Somalia, saat jam makan siang pada hari Selasa.

“Setidaknya 10 orang tewas, termasuk tentara pemerintah dan warga, dan selusin lainnya terluka,” kata Kolonel Osman Ibrahim, seorang perwira senior polisi di tempat kejadian serangan bunuh diri.

“Jumlah korban tewas akan terus meningkat,” tambahnya.

Serangan itu menargetkan sebuah restoran populer di pusat kota Mogadishu, yaitu sekitar satu kilometer (0,6 mil) dari istana presiden.

“Seorang polisi melepaskan tembakan untuk menghentikan bom mobil tapi itu semua sia-sia. Polisi itu tewas dan bom mobil menabrak pintu gerbang di restoran yang sibuk,” Mayor Farah Hussein, petugas polisi lainnya di lokasi serangan itu, mengatakan kepada Reuters , menambahkan bahwa “drum bensin juga terbakar.”

Namun, sumber keamanan lainnya mengklaim bahwa kendaraan penuh dengan bahan peledak dan diparkir di depan restoran.

“Kami masih dalam situasi kacau di mana ambulans mencoba untuk mengumpulkan para korban,” kata pejabat keamanan Mohamed Hassan DPA.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan mematikan.

Namun, kabar dari pemboman terbaru datang hanya sehari setelah sedikitnya sembilan orang tewas dalam serangan terpisah pada kendaraan PBB di wilayah Puntland Somalia. Islamis al-Shabab milisi, yang berjuang untuk menggulingkan pemerintah pusat, mengklaim bertanggung jawab atas serangan hari Senin. Seorang anggota parlemen provinsi juga tewas Sabtu.

Utusan PBB untuk Somalia Nick Kay, yang sedang berkunjung rekan di kota timur laut Garowe, mengutuk “kekejaman lain” pada Selasa. mengatakan bahwa “pembunuhan perlu berhenti”.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : ,