Ban Ki-Moon selaku Sekjen PBB
Ban Ki-Moon selaku Sekjen PBB

Sekjen PBB Dorong Penyelidikan Serangan Senjata Kimia Di Suriah

TuguPost.com – Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon telah mengatakan kepada Dewan Keamanan bahwa ia berencana untuk menyelidiki dugaan serangan senjata kimia di Suriah. Muncul setelah dewan menyetujui resolusi tentang Suriah awal bulan ini.

Sekjen PBB Ban Ki-moon menjelaskan misi untuk mengidentifikasi siapa yang ada di balik serangan senjata kimia dalam surat tujuh halaman ke Dewan Keamanan.

Ban akan menunggu dewan hijau sebelum meluncurkan perekrutan bagi para ahli atas untuk melakukan penyelidikan di Suriah.

Awal pekan ini, Doctors Without Borders (MSF) mengatakan telah dirawat warga sipil menderita paparan yang jelas untuk agen kimia dalam Marea, sebuah kota dekat kota utara Aleppo, menyusul serangan pekan lalu. Suriah American Medical Society (SAMS) mengatakan dokter sendiri telah mengidentifikasi agen gas mustard.

Muncul laporan hampir dua minggu yang lalu bahwa “Negara Islam” (IS) jihad di Irak mungkin telah menggunakan gas mustard melawan pejuang Kurdi Irak.

“Laporan melanjutkan penggunaan senjata kimia, serta penggunaan bahan kimia beracun sebagai senjata dalam konflik Suriah yang sangat mengganggu,” kata Ban dalam sebuah pernyataan terpisah, Kamis.

“Masyarakat internasional memiliki tanggung jawab untuk menghukum para pelaku dan untuk memastikan bahwa senjata kimia tidak digunakan lagi sebagai alat perang,” katanya.

Dewan Keamanan PBB dengan suara bulat mengesahkan resolusi untuk mengatur mekanisme investigasi bersama awal bulan ini.

Penyelidikan masa depan akan berusaha “untuk mengidentifikasi secara lebih luas layak individu, badan, kelompok atau pemerintah yang pelaku, penyelenggara, sponsor atau terlibat dalam penggunaan bahan kimia sebagai senjata di Suriah”, kata Ban.

Tim investigasi juga akan memiliki “akses penuh ke semua lokasi” dan “dapat membentuk kontak dan menerima informasi dari pihak manapun” di Suriah.

Amerika Serikat telah mendorong untuk probe senjata kimia PBB setelah gelombang serangan gas klorin bahwa Barat menyalahkan pasukan Presiden Bashar al-Assad.

Ban tidak menentukan dalam suratnya kapan tepatnya panel akan mulai bekerja, namun, tim ini adalah untuk menyajikan temuan-temuan pertamanya ke dewan 90 hari setelah dimulai penyelidikan.

Comments

comments

Comments are closed.

Kata kunci : , , ,