Aksi Save Ahok
Aksi Save Ahok

Ahok Lebih Memilih Sebagai Calon Independen Untuk Tahun 2017

TuguPost.com – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan ia lebih suka menjadi calon independen dalam pemilihan gubernur 2017 mendatang jika ia berhasil menggalang dukungan yang diperlukan dari 7,5 persen dari pemilih yang berhak di ibukota.

Beberapa relawan dengan nama “Teman Ahok” telah menggalang dukungan untuk gubernur guna melaju sebagai calon independen setelah ‘sikap keras’ Basuki kehilangan dukungan dari partai-partai politik.

“Teman Ahok” mengatakan pada hari Senin bahwa mereka telah mengumpulkan 263.000 tanda tangan dari pemilih Jakarta, melebihi jumlah orang yang dikumpulkan oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dalam pemilihan 2012.

Jakarta harus dekat dengan tujuh juta pemilih dalam pemilihan 2012, yang berarti Basuki hanya perlu 525.000 tanda tangan untuk lolos, tetapi Teman Ahok menargetkan satu juta tanda tangan sebelum pemilu mendatang.

“Jika mereka cukup mengumpulkan, tentu saja saya harus tidak mengecewakan mereka. Setelah semua, [Teman Ahok] telah berjuang [bagi saya] bahkan sebelum pihak menjanjikan dukungan mereka. [Jika target terpenuhi] Aku akan berjalan sebagai independen dengan semua risiko itu memerlukan, “kata Basuki, Kamis seperti dikutip Kompas.com.

Basuki awalnya didukung oleh koalisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) dan Partai Gerakan Indonesia (Gerindra), tetapi yang terakhir telah memutuskan untuk mencalonkan calon sendiri: pengusaha Sandiaga Uno. PDI-P belum memutuskan apakah akan kembali Basuki lagi.

Sejauh ini, hanya Partai Nasional Demokrat (Nasdem) telah menjanjikan dukungannya. Tapi Basuki mengatakan bahkan jika ia memiliki dukungan parlemen cukup untuk memenuhi syarat, ia masih akan berjalan sebagai independen

“Jika satu juta orang melakukan menjanjikan dukungan mereka dan mengharapkan Anda untuk menjalankan sebagai independen, bagaimana saya bisa membiarkan satu juta orang turun? Tentu saja aku akan memilih Teman Ahok [lebih partai politik], “lanjutnya.

Sebuah survei yang dirilis pada hari Rabu oleh Saiful Mujani Research and Consulting think-tank menunjukkan bahwa Basuki akan memenangkan pemilihan dengan telak jika diadakan hari ini.

Ketika ditanya siapa mereka akan memilih dalam pemilu, 23,5 persen dari 631 responden yang disurvei mengatakan Basuki adalah pilihan pertama mereka. Sebuah kedua jauh adalah Ridwan Kamil, walikota Bandung, dengan hanya 3 persen; dan 2,1 persen responden mengatakan mereka akan memilih Fauzi Bowo, pendahulunya Basuki. Sementara itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Sandiaga Uno mencetak bawah 2 persen masing-masing, kelompok kata.

Dalam studi yang sama, 64 persen responden mengatakan mereka puas dengan kinerja Basuki, jauh di atas tingkat kepuasan 43 persen untuk Fauzi Bowo pada tahun 2010.

[fbcomments]