Beberapa Proyek Reklamasi Tersukses Di Dunia

TuguPost.com – Selama beberapa bulan belakangan, kata reklamasi seakan tidak asing bagi masyarakat Indonesia. Tepat pada bulan April tahun 2016 lalu, kabar terkait proyek reklamasi teluk Jakarta yang dihentikan seakan-akan menjadi trending topik dan menghiasi banyak media masa nasional.

Banyak pihak yang menganggap jika reklamasi merupakan sebuah tindakan yang tidak tepat, bahkan menilainya dengan konotasi yang negatif. Pandangan negatif tersebut rupanya muncul karena kurangnya pemahaman tentang definisi reklamasi, sejarah reklamasi, dampak reklamasi dan juga cara menanggulanginya.

Reklamasi sebenarnya tidak selalu berdampak negatif, beberapa negara di dunia bahkan telah berhasil membuktikan jika reklamasi merupakan salah satu cara yang dapat membuat masyarakat dan negaranya menjadi lebih baik lagi.

Berikut ini beberapa proyek reklamasi tersukses di dunia:

  1. Palm Jumeirah, Dubai

    Reklamasi Palm Jumeirah, Dubai

    Reklamasi Palm Jumeirah, Dubai

    Reklamasi yang dilakukan di Dubai, Uni Emirat Arab ini sepertinya memang layak dikatakan sebagai salah satu proyek yang paling sukses di dunia.

    Reklamasi yang dinamakan Palm Jumeirah ini merupakan salah satu cara dari pemerintah dubai untuk membentuk sebuah ikon baru bagi negaranya. Pulau reklamasi yang dibuat menyerupai pohon Palm ini memiliki luas 572.1 ha dan dibentuk dengan sangat cantik. Di dalam pulau ini terdapat suatu kota yang menyediakan berbagai pusat hiburan kelas atas dengan fasilitas yang eksklusif. Hal ini sengaja dilakukan untuk menarik minat wisatawan asing datang ke Dubai.

  2. Pulau Sentosa, Singapura

    Reklamasi Pulau Sentosa Singapura

    Reklamasi Pulau Sentosa Singapura

    Reklamasi terbaik di dunia setelah Palm Jumeirah di Dubai adalah Pulau Sentosa Singapura.

    Sebelum dilakukan proyek reklamasi, pulau Sentosa lebih dikenal sebagai Pulau Blakang Mati. Dengan ukuran pulau dan negara yang kecil, Singapura berhasil menggabungkan pulau-pulau kecil di sekitarnya dan kemudian berhasil menambah luas negaranya seluas 500 hektar.

    Pulau Sentosa yang merupakan hasil reklamasi ini kini menjadi salah satu tempat paling terkenal di Singapura karena menjadi pusat wisata dengan berbagai macam fasilitas seperti hotel, taman, villa dan arena bermain. Beberapa tempat wisata yang cukup terkenal di pulau ini adalah
    Madame Tussauds, Underwater World, Dolphin Lagoon, Animal & Bird Encounters, Sentosa Adventure Park, dan Universal Studio Singapura.

  3. Port of Rotterdam, Belanda

    Reklamasi Port of Rotterdam Belanda

    Reklamasi Port of Rotterdam Belanda

    Proyek reklamasi selanjutnya yang cukup terkenal di dunia adalah Port of Rotterdam di Belanda.

    Reklamasi pembuatan pelabuhan yang dilakukan pemerintah Belanda ini merupakan salah satu proyek yang paling besar di benua Eropa. Saat ini, Port of Rotterdam telah menjadi pelabuhan terbesar di benua eropa. Kesukesan proyek Port of Rotterdam tersebutr bahkan disebut-sebut telah menjadi inspirasi bagi pemerintah Indonesia dalam menggarap Port of Jakarta.

  4. Kansai International Airport – Teluk Osaka, Jepang

    Reklamasi Kansai International Airport Teluk Osaka Jepang

    Reklamasi Kansai International Airport Teluk Osaka Jepang

    Selain Belanda dan Singapura, Jepang juga berhasil memililiki salah satu proyek reklamasi tersukses di dunia lewat reklamasi bandara internasional Kansai di Teluk Osaka.

    Sebagai negara yang dikelilingi oleh laut, Jepang sepertinya tidak mau ketinggalan dalam proyek reklamasi. Reklamasi yang dilakukan pemerintah Jepang dilakukan di teluk Osaka dengan membangun Bandara Internasional Kansai. Reklamasi pembangunan bandara Internasional Kansai ini memiliki luas sekitar 500 hektar dan dibuat untuk memenuhi kebutuhan transportasi internasional di negara tersebut.

    Bandara yang kini telah memfasilitasi berbagai rute penerbangan internasional tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pembangunannya. Reklamasi daratan ini baru dimulai sejak tahun 1987 dan akhirnya selesai pada tahun 1994. Proses yang lama dalam proyek reklamasi ini sendiri disebabkan karena kondisi negara Jepang yang dikenal rawan gempa. Oleh karena itu, butuh sekitar 4 tahun untuk membangun kontruksi dan membentuk pulau yang anti gempa sebelum akhirnya dilanjutkan dengan pembuatan kontruksi bandara.

Selain proyek reklamasi di atas, sebenarnya masih banyak lagi proyek reklamasi yang dilakukan oleh berbagai negara di dunia. Hampir sebagian besar proyek reklamasi yang sukses dilakukan berpengaruh kepada sosial ekonomi masyarakat negaranya.

Fakta ini sepertinya membuat Indonesia tertarik untuk melakukan hal serupa. Namun sayang, proyek reklamasi yang sedang dilakukan di Indonesia tidak berjalan dengan lancar. Beberapa kasus justru membuat proyek reklamasi ini akhirnya dihentikan.

[fbcomments]